Tips Persiapan Mendaki Gunung untuk Pemula

muncak gunung

Haloo mancinginfo.com berbagi tips persiapan mendaki gunung yang baik, khususnya untuk pemula yang pertama kali muncak supaya bisa sampai ke puncak yang pastinya menjadi impian. Muncak atau mendaki Gunung bukan kegiatan ringan, apalagi untuk Gunung-gunung dengan ketinggian diatas 3000 mdpl butuh persiapan matang, contohnya untuk Gunung Lawu, Merbabu, Gede sampai Semeru dan Rinjani. Bagi para profesional atau yang sudah sering melakukan kegiatan adventure muncak seperti pecinta alam pasti sudah hafal dan wajib melakukan persiapan sebaik mungkin. Persiapan mendaki gunung khusunya bagi pemula harus benar-benar diperhatikan jauh-jauh hari, minimal dua minggu sebelum memulai perjalanan. Persiapan mendaki gunung antara lain persiapan fisik, perlengkapan, dan manajemen perjalanan.

Persiapan fisik
Latih kekuatan kaki dimulai dari joging ringan, kemudian sampai lari maraton cepat mengitari lapangan. Rutin 2 kali sehari dalam 1-2 minggu sudah cuckup bagus. Atau naik turun tangga 3-5 lantai Ini tips melatih berjalan untuk naik gunung. Jangan gunakan lift atau eskalator jika akan naik di mall atau kampus, coba pilih naik turun tangga manual untuk melatih kaki anda terbiasa gerakan naik.

Mengangkat beban tas carier yang isisnya nanti adalah barang wajib yang anda bawa saat mendaki. Siapkan tas carier, isi sampai penuh, kemudian angkat dan jalan ditempat sambil menggunakannya, karena jika anda jalan-jalan diluar mungkin akan dianggap aneh. Bisa juga dengan push up membawa tas carier, atau jongkok berdiri sebanyak yang anda inginkan.

Persiapan Perlengkapan
Alat individu: pakaian ganti minimal dua pasang termasuk yang sudah dipakai, sleeping bag, penutup kepala, sarung tangan, kaos kaki, jaket, raincoat, senter, korek api, peralatan makan (piring sendok dan gelas plastik), matras

Makanan individu: makanan jumlahnya sesuai manajemen/rencana berapa hari perjalanan, setiap orang minimal membawa snack dan minum, buah (rekomendasi jeruk dan mangga), coklat, biskuit, kopi, energen, nutrisari dll

Peralatan/makanan team: tenda/doom, kompor, nesting, panci mini, beras, sarden, mie instan, gula, garam, kecap, minyak goreng, telur, sayur, bumbu2, tempe/tahu dll
Obat obatan: minyak kapak, obat diare, tolak angin, salonpas, betadin, hansaplas dll

Tips: membeli nasi dan lauk (dipisah) dari basecamp sebelum naik, nantinya dimakan pada saat pertama kali istirahat ngecamp, sehingga tidak harus kesulitan menanak nasi, tinggal memasak lauk atau sayur.

Persiapan Manajemen
Pastikan rute perjalanan dan transportasi sudah jelas dimulai dari kota awal hingga basecamp pendakian. Tentukan kapan waktu mulai mendaki (sore, siang atau pagi). Perkirakan berapa jam lama perjalanan hingga istirahat pasang tenda. Targetkan dimana pos peristirahatan pasang tenda, atau sesuai kesepakatan team.

Pilih Leader pendakian sebelum mulai pendakian, sehingga nantinya anggota bisa satu suara mengikuti arahan leader, tidak pecah pendapat pada saat pendakian. Leader haruslah orang yang paling bijaksana dan juga mempunyai pengalaman mendaki dan fisik yang kuat.

Berdoa, manusia adalah makluk lemah dan gunung adalah ciptaan Tuhan yang bisa menrengut nyawa kita kapan saja. Jangan merasa sombong merasa hebat dan kuat, kita tidak tahu cuaca alam bisa berubah kapan saja.

Tips saat perjalanan mendaki gunung :

  • Jangan merokok atau anda akan sesak nafas (boleh ketika sudah istirahat ngecamp).
  • Saat berjalan jangan sering-sering lihat jalan ke atas yang akan menmabah rasa berat.
  • saat berjalan naik jangan sering-sering istirahat duduk terlalu lama coba istirahat dengan berdiri selama 10-30 detik saja.
  • Siapkan minuman sejenis nutrisari atau teh akan lebih nikmat dari air putih biasa untuk perjalanan.
  • Jangan sampai meninggalkan anggota paling jauh sorot senter anggota paling belakang tetap kelihatan.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan jangan berkata kotor.

Semoga tips mendaki gunung untuk pemula ini bisa membantu anda sebelum melakukan pendakian. Coba baca juga berikut ini beberapa Gunung di Jawa favorit para pendaki yang mana yang pernah anda daki?

Baca juga Inilah Gunung favorit para pendaki