Petunjuk 3 Jalur Pendakian Gunung Merbabu

Jalur pendakian Gunung Merbabu yang populer ada 3 yaitu; Selo, Wekas, Kopeng. Gunung Merbabu merupakan salah satu Gunung yang sering didaki oleh para pecinta kegiatan outdoor terutama muncak atau pendakian gunung. Terletak di Kabupaten Salatiga bagian barat dan Boyolali bagian Timur. Untuk transportasi mencapai bascamp Gunung Merbabu bisa dari Jogja, Magelang, Solo dan Salatiga. Jalur Wekas dan Kopeng terkenal dari arah Magelang dan Salatiga, sedangakan Selo bisa dari Jogja, Solo dan Boyolali. Berikut ini ulasan rute atau jalur pendakian Gunung Merbabu.

jalur Merbabu

1. Jalur Selo

Transportasi ke basecamp Selo-Merbabu cukup mudah, anda silahkan transit dari terminal Magelang atau Boyolali dan mencari bus jurusan Selo. Usahakan sebelum pukul 15.00, karena semakin sore angkutan umum mulai habis. Turun di terminal Selo anda bisa jalan kaki ke basecamp sekitar 1 Km atau menyewa mobil pick up/ojek dari pasar Selo.

Jalur Selo mempunyai ciri khas melewati padang Sabana sebelum sampai puncak Kenteng Songo yang tidak akan dilewati jika melewati jalur lain. Basecamp yang besar dan nyaman bisa muat untuk 20 orang. Di basecamp baik sebelum mendaki maupun saat turun Gunung bisa pesan teh atau kopi panas dan makanan seperti mie rebus, nasi rames atau nasi goreng pada pemilik rumah yang bergandengan dengan basecamp.

Rute atau jalur pendakian Gunung Merbabu Selo tidak terlalu menanjak atau terus menerus naik dengan kemiringan yang curam, sehingga lebih mudah. Namun jalur Selo terkenal banyak percabangan dan ada beberapa cabang yang menuju jurang sehingga lumayan rawan. Kerana itu sebaiknya, ketika mendaki bersama minimal 1 orang dalam team pernah mendaki melalui jalur Selo. Di sepanjang perjalanan hingga puncak kemungkinan besar tidak ada sumber air, sebaiknya setiap orang membawa bekal air yang cukup dari basecamp.


2. Jalur Wekas

Transportasi ke basecamp Wekas-Merbabu lebih cocok jika dari arah Magelang. Dari terminal Magelang mencari bus jurusan Kopeng-Salatiga (banyak, silahkan tanya di sana) dan turun di pintu masuk Wekas. Dari pintu masuk Wekas menuju basecamp jalannya cukup nanjak, estimasi perjalanan 50-70 menit dengan tas carier.

Rute Wekas dari mulai dari meninggalkan pedesaan jalan terus menanjak, tapi lumayan ada jalan yang datar dan tanjakan ringan. Tujuan utama sebelum puncak di Jalur Wekas adalah pos 2, disana terdapat padang yang lapang dan cocok untuk nge camp istirahat memasang tenda doom. Ada sumber air dari puncak gunung yang dialirkan melalui paralon menuju ke kampung. Para pendaki bisa dengan mudah mendapat tambahan air disini. Pos 2 wekas sangat datar dan luas sehingga jika waktu-waktu tertentu seperti malam libur/malam minggu akan banyak pendaki yang nge camp disana.

Setelah istirahat di pos 2 anda punya waktu kira-kira 3-4 jam lagi sampai ke puncak. Oiya tadi estimasi waktu dari basecamp ke pos 2 kira-kira 4-5 jam. Kemudian melewati batu tulis (setelah menara) persimpangan 3 jalur, Wekas, Kopeng dan Tekhelan. Nah rute setelah ini lah yang jalan sangat menanjak curam dan berbatu-batu, butuh tenaga ekstar untuk sampai puncak Kenteng Songo Gunung Merbabu.


3. Jalur Kopeng (Basecamp Chuntel)

Transportasi ke basecamp Kopeng-Chuntel- Merbabu. Sama seperti dari Wekas, bedanya Kopeng masih lurus kurang lebih 5 Km lagi. Turun di Kopeng Cuntel di depan pintu masuk basecamp Merbabu. Dari pintu masuk hingga ke basecamp lebih jauh dari Wekas tapi jalanan lebih mudah.

Selama mendaki, melewati jalur pendakian Gunung Merbabu lewat Chuntel rute jalannya hampir sama dengan jalur lain, namun terasa jalur ini yang paling jauh dan lama. Chuntel jalurnya lumayan jelas dan jarang ada percabangan sehingga cukup mudah dilalui oleh pemula sekalipun dan resiko kesasar sangat kecil. Namun yang terkenal adalah di jalur ini adanya menara pemancar, ketika siang hari jalan sebelum menara terkenal berat, karena sangat menanjak dan panas. Seharusnya lakukan persiapan fisik sebelum mendaki gunung, terutama untuk endurance dan kekuatan kaki. Artikel oleh Mancinginfo.Com