Berbagi Pengalaman Pendakian Gunung Merbabu

Kami mencoba berbagi pengalaman pendakian Gunung Merbabu yang telah kami lakukan yang sekiranya bisa berbagi pengalaman kepada teman-teman. Merupakan salah satu gunung favorit para pendaki di Indonesia dan tidak sedikit orang dari luar negeri yang sering mendaki juga. Kami sendiri dan orang-orang yang pernah mencapai puncak mengakui bahwa Gunung Merbabu mempunyai pemandangan puncak sangat indah. Sejauh ini Kami sudah tiga kali muncak dan benar-benar kagum dengan pemandangannya. Mungkin bagi anda yang baru saja ingin merencanakan kegiatan muncak atau pendakian pertama kali ke Gunung Merbabu bisa mendapatkan pengalaman yang kami bagikan ini.

puncak merbabu

Gunung Merbabu terletak di Kabupaten Boyolali, Salatiga, dan Magelang. Ada 3 Jalur yaitu di jalur Selatan basecamp Selo Boyolali, dan jalur utara dari Wekas dan Kopeng di Salatiga. Tiga kali pendakian kami mengunkan 3 jalur yang berbeda tersebut, baca artikel sebelumnya jalur pendakian Gunung Merbabu yang sudah kami paparkan dengan jelas, mulai dari transportasi dan trak pendakian.

Pengalaman yang menarik selama pendakian adalah sulitnya trek terakhir sebelum puncak, ada 4 bukit bayangan sebelum puncak tertinggi yang jika belum pernah mendaki akan seperti puncak fatamorgana. Ceritanya ketika mendaki kami sudah melihat puncaknya tetapi ternyata masih muncul lagi bukit menuju puncak, terjadi kurang lebih 3-4 kali. Trek atau jalan nya pun semakin sulit mulai bebatuan yang curam (pada semua Gunung ketika sudah mendekati puncak jalannya akan semakin curam).

Pendakian kedua melalui jalur Chuntel saat itu kami sudah sampai pada trek pos terakhir menuju puncak pada pukul 11 sampai 15 cuaca sangat panas sekali, sehingga sangat lelah dan haus. Apalagi sudah jarang pepohonan yang menaungi sehingga jalan sangat berat. Jadi sangat tidak disarankan jalan naik pada jam-jam siang karena sangat menguras tenaga. Lebih baik siang digunakan untuk istirahat atau turun.

Pendakian ketiga melalui jalur wekas, perjalanan muncak dimulai sore hari sampai malam dan membuat camp di pos 2 yang tempatnya tersedia sumber air. kemudian dilanjutkan pendakian Gunung Merbabu menuju puncak pada pagi hari pukul 6 dan sampai puncak kurang lebih pukul 9 pagi. Kemudian jam 10 sudah turun setelah puas menikmati suasana puncak dan foto-foto bersama 10 teman saat itu.

Oh iya jalan menuju basecamp dari ketiga jalur pendakian Merbabu hampir sama jauhnya kurang lebih 2 Km jalan naik. Kami dua kali jalan kaki ditempuh antara 40-60 menit dengan membawa tas carrier.

puncak merbabu 3

Mana jalur yang paling enak?
Jika melihat trek pendakian semuanya hampir sama beratnya, tapi jujur paling enak adalah Wekas karena menemukan sumber air dan tempat ngecamp yang luas di pos 2. Jalur Selo juga terdapat tempat ngecamp di Sabana 1 dan Sabana 2 namun tidak ada sumber air. Jadi saran kami selalu bawa persedian air yang cukup/lebih saat mendaki.

Dari pengalaman tersebut, keindahan puncak Kenteng Songo lah yang menjadikan magnet dan tujuan bagi pendakian pertama. Puncak dataran yang hanya berdiameter kurang lebih 5 M itu disana kami seperti berdiri dan duduk di atas awan dan bisa melihat Gunung-Gunung lain seperti Sindoro Sumbing, Merapi, dan Lawu dari atas awan.

Merbabu termasuk Gunung dengan jalur pendakian yang sulit, jadi sebaiknya perlu persiapan fisik, latihan atau paling tidak pernah mendaki di gunung lain, misalnya di Gunung untuk pendaki pemula yang mempunyai pemandangan indah tersebut, namun ketinggian dan trek nya mudah hanya ditempuh 2-3 jam saja.